Syarat dan Ketentuan Penggunaan

1. Persetujuan terhadap Ketentuan

Dengan mengakses atau menggunakan platform Stockity, pengguna dianggap telah membaca, memahami, serta menyetujui seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk kebijakan internal, kebijakan privasi, dan aturan operasional yang ditetapkan oleh Stockity. Menggunakan layanan tanpa memahami isi ketentuan ini dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap perjanjian antara pengguna dan pihak Stockity. Jika Anda tidak menyetujui sebagian atau seluruh isi dokumen ini, Anda harus menghentikan penggunaan platform dan tidak melanjutkan proses pendaftaran, login, maupun transaksi apa pun. Stockity berhak memperbarui atau mengubah ketentuan ini sewaktu-waktu, dan pengguna bertanggung jawab untuk meninjau pembaruan tersebut.

2. Perubahan Layanan

Stockity dapat melakukan pembaruan, penyesuaian, penambahan, maupun penghapusan fitur layanan kapan saja demi meningkatkan kualitas platform, keamanan sistem, atau kebutuhan operasional lainnya. Perubahan tersebut dapat dilakukan secara bertahap atau langsung tanpa pemberitahuan sebelumnya. Pengguna memahami bahwa pembaruan sistem dapat memengaruhi tampilan antarmuka, mekanisme trading, metode pembayaran, atau menyebabkan gangguan layanan sementara. Stockity tidak bertanggung jawab atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pembaruan tersebut. Penggunaan platform yang berkelanjutan dianggap sebagai persetujuan terhadap perubahan yang berlaku.

3. Hak dan Tanggung Jawab Pengguna

Pengguna memiliki kewajiban untuk menjaga keamanan informasi akun seperti kata sandi, kode verifikasi dua langkah (2FA), PIN transaksi, serta data akses lainnya. Semua aktivitas yang terjadi dalam akun pengguna sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemilik akun, termasuk apabila akses diberikan kepada pihak lain karena kelalaian pengguna. Pengguna dilarang melakukan manipulasi sistem, eksploitasi celah platform, penggunaan bot tanpa izin, arbitrase ilegal, atau aktivitas lain yang dapat merusak integritas layanan. Pelanggaran seperti pencurian data, percobaan peretasan, penyalahgunaan bonus, penggunaan identitas palsu, atau aktivitas mencurigakan lainnya dapat menyebabkan pembatasan akun, penangguhan, hingga pemblokiran permanen.

4. Batasan Tanggung Jawab

Stockity tidak menjamin bahwa layanan akan selalu bebas dari gangguan teknis, keterlambatan, kesalahan data harga, atau masalah sistem lainnya. Pengguna memahami bahwa aktivitas trading memiliki risiko finansial yang tinggi, termasuk kemungkinan kehilangan seluruh dana yang diinvestasikan. Stockity tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul akibat keputusan trading pengguna, kesalahan strategi, kondisi pasar yang tidak stabil, perubahan ekonomi global, atau fluktuasi harga yang tidak terduga. Seluruh keputusan trading sepenuhnya berada di tangan pengguna dan tidak melibatkan Stockity sebagai penasihat atau pengelola dana.

5. Persyaratan Akun dan Verifikasi

Selama proses pendaftaran, pengguna wajib memberikan informasi yang akurat, sah, dan dapat diverifikasi. Stockity dapat meminta dokumen tambahan seperti identitas resmi, bukti alamat, foto verifikasi, atau dokumen pendukung lainnya untuk memastikan keabsahan data pengguna. Apabila pengguna menolak memberikan dokumen yang diminta, akses akun dapat dibatasi, dibekukan, atau dihentikan. Penggunaan identitas palsu, data milik orang lain, akun ganda, atau metode login yang melanggar kebijakan keamanan tidak diperbolehkan dan dapat dikenakan sanksi tegas.

6. Aktivitas yang Tidak Diperbolehkan

Pengguna dilarang melakukan aktivitas yang dapat merugikan platform atau pengguna lain, termasuk namun tidak terbatas pada penipuan, pencucian uang, penyebaran malware, spam, penggunaan bot trading otomatis tanpa izin, manipulasi pasar, eksploitasi bug sistem, serta upaya merusak infrastruktur server. Stockity berhak menutup akun tanpa pemberitahuan sebelumnya apabila ditemukan indikasi pelanggaran, melaporkan aktivitas ilegal kepada pihak berwenang, serta menahan dana terkait hingga proses investigasi selesai.

7. Penggunaan Platform Secara Wajar

Stockity mengharuskan seluruh pengguna mengikuti prinsip penggunaan yang adil (fair-use). Pengguna tidak diperkenankan mengambil keuntungan dari kelemahan sistem, termasuk memanfaatkan keterlambatan harga, celah teknis, atau ketidaksesuaian data. Aktivitas seperti penggunaan VPN untuk mengeksploitasi bonus, transaksi yang tidak wajar, atau perilaku yang dianggap merugikan sistem dapat mengakibatkan pemblokiran akun secara permanen.

8. Keamanan dan Perlindungan Data

Stockity menerapkan berbagai langkah keamanan tingkat lanjut, termasuk enkripsi data, firewall berlapis, pemantauan sistem secara real-time, serta teknologi deteksi aktivitas mencurigakan. Meskipun demikian, pengguna memahami bahwa tidak ada sistem digital yang sepenuhnya bebas dari risiko keamanan. Oleh karena itu, pengguna wajib menjaga keamanan perangkat pribadi, menghindari penggunaan perangkat publik, serta memastikan perangkat mereka terlindungi dari malware atau ancaman siber lainnya.

9. Penangguhan atau Penghentian Akun

Stockity berhak untuk menangguhkan, membatasi, atau menutup akun pengguna apabila terjadi pelanggaran kebijakan, adanya laporan dari pihak berwenang, indikasi penipuan, ketidaksesuaian dokumen verifikasi (KYC), atau aktivitas finansial yang mencurigakan. Pengguna dapat mengajukan keberatan melalui prosedur yang tersedia, namun keputusan akhir tetap berada pada pihak Stockity demi menjaga keamanan dan integritas platform.

10. Aturan Pembayaran dan Penarikan Dana

Semua transaksi keuangan harus sesuai dengan identitas pemilik akun. Stockity tidak mengizinkan penarikan dana ke rekening milik pihak ketiga. Pengguna wajib memahami batasan transaksi, biaya yang mungkin dikenakan, waktu pemrosesan, serta kebijakan anti pencucian uang yang berlaku. Stockity dapat menunda atau meninjau transaksi apabila terdapat indikasi risiko tinggi.

11. Hukum yang Berlaku

Ketentuan ini tunduk pada hukum dan yurisdiksi yang berlaku di wilayah tempat Stockity beroperasi secara sah. Setiap perselisihan akan diupayakan untuk diselesaikan terlebih dahulu melalui mekanisme internal. Jika tidak tercapai kesepakatan, maka penyelesaian dapat dilakukan melalui arbitrase atau lembaga hukum yang ditunjuk sesuai dengan regulasi yang berlaku.